sumber : google
Isu tentang penyedap rasa sintetis yang berlebihan kurang baik untuk kesehatan, membuat beberapa orang beralih ke penyedap rasa alami, yang diyakini lebih aman untuk kesehatan. Penyedap rasa alami ini sebenarnya tersedia di alam dan tidak susah untuk mendapatkannya, lho, Mak.
Tak kalah sedap pula dengan penyedap rasa sintetis. Cara mendapatkannya pun mudah dan cukup murah. Apa saja sih, penyedap rasa alami ini?
Berikut ini adalah 5 bahan makanan, yang bisa dijadikan sebagai penyedap rasa alami.
1. Udang atau Teri
Kandungan protein pada udang atau teri dapat menambah cita rasa masakan. Teri atau udang ini bisa langsung dicampurkan saat memasak, sebagai bahan makanan. Bisa pula dihaluskan untuk dijadikan bubuk, yang sewaktu-waktu bisa langsung ditambahkan dalam masakan.
Caranya, keringkan teri atau udang dengan cara digoreng atau dioven. Lalu haluskan dengan ditumbuk atau diblender. Bubuk teri atau udang ini dapat disimpan dalam waktu lama.
2. Tempe Busuk
Mungkin tak banyak orang yang tahu bahwa tempe busuk bisa jadi bahan penyedap alami. Tempe busuk yang dimaksud di sini adalah yang sudah melewati fase jamur segar, kemudian masuk ke fase jamur tua sehingga mengeluarkan aroma khas yang sedap untuk bahan penyedap rasa alami.
Meski diistilahkan busuk, namun sebenarnya aman untuk dikonsumsi, karena dalam penelitian tidak didapatkan mikrobia berbahaya di dalamnya. Namun untuk menghindari resiko sebaiknya tidak memilih tempe busuk yang berlendir dan basah, dikhawatirkan mengandung bakteri patogen yang berbahaya.
3. Bawang putih
Caranya, kupas bawang putih lalu memarkan dan tumis dengan minyak hingga layu. Jika ingin terasa lebih kuat rasa bawangnya, bawang putih bisa dihaluskan dengan cara ditumbuk. Atau bisa dibuat pula menjadi bubuk bawang putih kering, lebih awet dan praktis.
Cara membuat bawah putih kering adalah goreng kering bawang putih, lalu haluskan. Aroma dan rasa bumbu bawang kering ini cukup ampuh untuk menjadi bumbu penyedap alami. Makanan akan menjadi lebih, nikmat dan gurih, serta tentu saja lebih sehat.
4. Kaldu Ayam atau Sapi
Cara membuat kaldu ayam atau sapi adalah dengan merebus daging ayam atau daging sapi, selama beberapa saat untuk mendapatkan sarinya. Jika tidak ada daging, Emak bisa juga memanfaatkan tulangnya. Kaldu ayam atau sapi siap digunakan untuk memasak, seperti sup, mi rebus, atau yang lainnya.
5. Kaldu Jamur
Jamur yang paling sering digunakan untuk membuat kaldu adalah jamur ‘shitake’ atau disebut juga dengan jamur jengkol. Selain itu ada juga jamur kancing, jamur champingnon, dan jamur merang.
Cara membuatnya, rendam jamur hingga layu dan mengembang, lalu tiriskan. Campurkan dengan tumisan bawang bombay hingga harum. Masak sambil tambahkan air panas sampai mendidih. Rebus sampai jamur menyusut dan air tersisa setengah. Air kaldu siap digunakan.
Dari beberapa sumber, sebenarnya masih banyak lagi ya Mak, penyedap rasa alami yang bisa digunakan untuk memasak. Semuanya ada di sekitar kita, mudah pula untuk diperoleh. Selamat mencoba!
Tak kalah sedap pula dengan penyedap rasa sintetis. Cara mendapatkannya pun mudah dan cukup murah. Apa saja sih, penyedap rasa alami ini?
Berikut ini adalah 5 bahan makanan, yang bisa dijadikan sebagai penyedap rasa alami.
1. Udang atau Teri
Kandungan protein pada udang atau teri dapat menambah cita rasa masakan. Teri atau udang ini bisa langsung dicampurkan saat memasak, sebagai bahan makanan. Bisa pula dihaluskan untuk dijadikan bubuk, yang sewaktu-waktu bisa langsung ditambahkan dalam masakan.
Caranya, keringkan teri atau udang dengan cara digoreng atau dioven. Lalu haluskan dengan ditumbuk atau diblender. Bubuk teri atau udang ini dapat disimpan dalam waktu lama.
2. Tempe Busuk
Mungkin tak banyak orang yang tahu bahwa tempe busuk bisa jadi bahan penyedap alami. Tempe busuk yang dimaksud di sini adalah yang sudah melewati fase jamur segar, kemudian masuk ke fase jamur tua sehingga mengeluarkan aroma khas yang sedap untuk bahan penyedap rasa alami.
Meski diistilahkan busuk, namun sebenarnya aman untuk dikonsumsi, karena dalam penelitian tidak didapatkan mikrobia berbahaya di dalamnya. Namun untuk menghindari resiko sebaiknya tidak memilih tempe busuk yang berlendir dan basah, dikhawatirkan mengandung bakteri patogen yang berbahaya.
3. Bawang putih
Caranya, kupas bawang putih lalu memarkan dan tumis dengan minyak hingga layu. Jika ingin terasa lebih kuat rasa bawangnya, bawang putih bisa dihaluskan dengan cara ditumbuk. Atau bisa dibuat pula menjadi bubuk bawang putih kering, lebih awet dan praktis.
Cara membuat bawah putih kering adalah goreng kering bawang putih, lalu haluskan. Aroma dan rasa bumbu bawang kering ini cukup ampuh untuk menjadi bumbu penyedap alami. Makanan akan menjadi lebih, nikmat dan gurih, serta tentu saja lebih sehat.
4. Kaldu Ayam atau Sapi
Cara membuat kaldu ayam atau sapi adalah dengan merebus daging ayam atau daging sapi, selama beberapa saat untuk mendapatkan sarinya. Jika tidak ada daging, Emak bisa juga memanfaatkan tulangnya. Kaldu ayam atau sapi siap digunakan untuk memasak, seperti sup, mi rebus, atau yang lainnya.
5. Kaldu Jamur
Jamur yang paling sering digunakan untuk membuat kaldu adalah jamur ‘shitake’ atau disebut juga dengan jamur jengkol. Selain itu ada juga jamur kancing, jamur champingnon, dan jamur merang.
Cara membuatnya, rendam jamur hingga layu dan mengembang, lalu tiriskan. Campurkan dengan tumisan bawang bombay hingga harum. Masak sambil tambahkan air panas sampai mendidih. Rebus sampai jamur menyusut dan air tersisa setengah. Air kaldu siap digunakan.
Dari beberapa sumber, sebenarnya masih banyak lagi ya Mak, penyedap rasa alami yang bisa digunakan untuk memasak. Semuanya ada di sekitar kita, mudah pula untuk diperoleh. Selamat mencoba!
Penulis : Anita MN
Email: anitamn75@yahoo.co.id
0 Comments