Ingin Tahu Fakta Hipotermia?Yuk, Mak Pelajari!



Halo, Emak Super!

Beragam aktivitas tanpa disadari dapat memicu munculnya hipotermia. Seseorang yang kurang memperhatikan kondisi fisik maupun kesehatan hingga dirinya penyakit ini menimpa. Terlebih seseorang melakukan aktivitas tersebut diyakini dapat mendatangkan kepuasan seperti berenang, mendaki gunung, dan lainnya. Padahal tidak mustahil aktivitas itu berakibat fatal bagi kesehatan.

Tak ayal, saat asyik menjalani aktivitas ini dengan berlebihan seseorang mendapat cedera atau musibah yang tidak diinginkan, dan mengancam keselamaan jiwa. Sayangnya, tidak semua orang dapat bertahan dalam kondisi fisik yang mengalami kondisi demikian.

Hal ini diperparah, terbatasnya bantuan yang dapat memberikan pertolongan dengan cepat, sebab berbagai kendala teknis seperti, tempat yang jauh dari fasilitas kesehatan, tenaga dan alat medis yang tidak mendukung, dan obat-obatan yang tidak memadai. Akibatnya, seseorang tidak dapat diselamatkan seperti yang tengah ramah diperbincangkan di media sosial tentang pendaki gunung yang terkena hipotermia baru-baru ini.

Diketahui Hipotermia adalah suhu tubuh di bawah 35°C dan sulit mengatasi tekanan suhu dingin. (sumber: www.doktersehat.com). Penyakit ini dapat dialami siapa saja saat tubuh gagal mengatasi suhu dingin yang terus meningkat atau berlebihan. Beberapa organ fital dalam tubuh tidak dapat berfungsi yang berujung hilangnya kesadaran. 
Gejala umum yang muncul pada penyakit hipotermia menurut berbagai sumber antara lain, kulit pucat, tubuh dingin dan gemetar, napas pendek, nadi lemah, kesadaran dan koordinasi tubuh menurun hingga lemas, bibir membiru, susah bicara dan mata membesar. 

Berikut ini langkah cepat yang dapat dilakukan kepada penderita hipotermia.
1. Meletakkan Tubuh di Tempat Kering
Suhu tubuh yang turun drastis, mesti segera dihangatkan dengan meletakkan tubuh ke tempat yang hangat dan kering. Sedikit banyak tubuh akan menerima hawa hangat yang ada di sekitarnya. 

2. Memberikan Pakaian dan Selimut Hangat
Gejala hipotermia dengan kondisi pakaian yang basah, tentu merugikan tubuh. Oleh karena itu, memberikan pakaian yang tebal, dan selimut dapat mengalirkan hawa hangat ke tubuh. Pastikan pakaian menutup kepala, dan beri ruang untuk bernapas.

3. Memberikan Makanan dan Minuman Hangat
Hipotermia dapat dicegah sesegera mungkin, dengan memberikan pertolongan pertama melalui makanan pembakar kalori dan memberi energi seperti, coklat, enting-enting kacang, gula jawa, dan lainnya. Minuman hangat yang tidak mengandung kafein dan alkohol ditengarai dapat memberikan kehangatan tubuh. 

4. Mencari Bantuan Medis
Langkah penting lainnya adalah mencari bantuan medis terdekat. Upaya ini dapat membantu dari pendertia hipotermia segera ditangani tim medis dengan baik hingga selamat.

Semoga dengan informasi di atas, dapat menambah pengetahuan Emak mengenai hipotermia. Semoga bermanfaat ya, Mak!


Penulis : Juniawati 
Email: malikahelhakim@gmail.com

Post a Comment

0 Comments