Yang namamya emak-emak biasanya identik dengan segala ke-rempongan-nya. Apalagi kalau enggak punya asisten rumah tangga, ditambah dengan harus mengasuh anak yang jaraknya berdekatan. Wah, terkadang serasa dunia mau berakhir ya, Mak. Hehe ... ini mah sebenarnya ungkapan yang lebay banget. Enggak gitu-gitu amat sih sebenarnya, enjoy saja dan nikmati setiap episode hidup yang memang harus dilewati.
Di saat berada dalam periode hidup dengan segala kerepotan yang ada, ada sebagian emak, yang memang bawaannya ‘enggak bisa diam’. Gatal rasanya ingin melakukan ini dan itu di luar urusan rumah tangga, berjualan atau berbisnis salah satunya.
Apa sih resepnya supaya urusan rumah tangga lancar, jualan pun jalan? Nah, berikut ini 5 resep sederhana, bagi emak yang ingin mencoba berjualan di sela-sela aktivitas di rumah:
1. Pilih Usaha yang Emak Sudah Paham Seluk Beluknya
Mulailah usaha dengan hal yang Emak sudah akrab. Misalnya, dulu saat masih gadis sering membantu orang tua membuat kue kering untuk dijual. Nah, tidak ada salahnya Emak pun berjualan di bidang itu. Kalau pun ada yang harus dipelajari, tidak terlalu menyita banyak waktu untuk keluarga.
2. Sesuaikan dengan Modal yang Dimiliki
Saat akan memulai usaha, masalah modal finansial memang memegang peranan penting. Namun, bukanlah hal yang utama. Modal bukan hanya sebatas uang saja, semangat untuk maju, gadget yang dimiliki, juga bisa menjadi modal untuk memulai usaha.
Alangkah baiknya, jika Emak fokus pada modal yang sudah dimiliki. Jangan terlalu ambisius saat akan memulai bisnis. Sehingga harus pinjam sana sini atau mencari pinjaman dengan bunga mencekik, yang akhirnya malah menjadi bumerang di kemudian hari.
3. Pilih Bisnis yang Tidak Menyita Banyak Waktu
Memasuki dunia bisnis, memang ada waktu yang mungkin sedikit tersita untuk mengurusinya. Saat akan memulai bisnis, Emak masih disibukkan dengan urusan anak-anak dan segala macamnya, maka alangkah bijaknya jika Emak memilih bisnis yang tidak menyita banyak waktu. Misalnya, hanya menerima pesanan kue di akhir pekan, dan yang semisalnya.
4. Gunakan Waktu dengan Tepat dan Bijak
Memang adakalanya kita terbuai dengan asyiknya punya usaha sendiri. Namun, hal ini tidak boleh dibiarkan ya, Mak. Untuk itu, pandai-pandailah mengatur waktu antara urusan rumah tangga dan urusan bisnis, yang dikelola. Jangan sampai, suami dan anak-anak komplen karena masalah ini.
5. Restu Suami
Setelah berumah tangga, restu suami itu nomer satu. Namun, tentu saja rida Allah di atas segalanya. Jadi sudah seharusnya, saat mau memulai usaha, suami harus merestuinya dengan segala konsekuensi, supaya usaha yang Emak jalankan bisa berkah untuk dunia dan akhirat.
Itulah Mak, 5 tips mudah untuk memulai usaha di rumah di tengah ke-rempong-an kita mengurus rumah tangga. Intinya restu suami adalah hal yang utama, semoga usaha Emak bisa berkembang dengan baik dan berkah untuk semuanya. Amin
Di saat berada dalam periode hidup dengan segala kerepotan yang ada, ada sebagian emak, yang memang bawaannya ‘enggak bisa diam’. Gatal rasanya ingin melakukan ini dan itu di luar urusan rumah tangga, berjualan atau berbisnis salah satunya.
Apa sih resepnya supaya urusan rumah tangga lancar, jualan pun jalan? Nah, berikut ini 5 resep sederhana, bagi emak yang ingin mencoba berjualan di sela-sela aktivitas di rumah:
1. Pilih Usaha yang Emak Sudah Paham Seluk Beluknya
Mulailah usaha dengan hal yang Emak sudah akrab. Misalnya, dulu saat masih gadis sering membantu orang tua membuat kue kering untuk dijual. Nah, tidak ada salahnya Emak pun berjualan di bidang itu. Kalau pun ada yang harus dipelajari, tidak terlalu menyita banyak waktu untuk keluarga.
2. Sesuaikan dengan Modal yang Dimiliki
Saat akan memulai usaha, masalah modal finansial memang memegang peranan penting. Namun, bukanlah hal yang utama. Modal bukan hanya sebatas uang saja, semangat untuk maju, gadget yang dimiliki, juga bisa menjadi modal untuk memulai usaha.
Alangkah baiknya, jika Emak fokus pada modal yang sudah dimiliki. Jangan terlalu ambisius saat akan memulai bisnis. Sehingga harus pinjam sana sini atau mencari pinjaman dengan bunga mencekik, yang akhirnya malah menjadi bumerang di kemudian hari.
3. Pilih Bisnis yang Tidak Menyita Banyak Waktu
Memasuki dunia bisnis, memang ada waktu yang mungkin sedikit tersita untuk mengurusinya. Saat akan memulai bisnis, Emak masih disibukkan dengan urusan anak-anak dan segala macamnya, maka alangkah bijaknya jika Emak memilih bisnis yang tidak menyita banyak waktu. Misalnya, hanya menerima pesanan kue di akhir pekan, dan yang semisalnya.
4. Gunakan Waktu dengan Tepat dan Bijak
Memang adakalanya kita terbuai dengan asyiknya punya usaha sendiri. Namun, hal ini tidak boleh dibiarkan ya, Mak. Untuk itu, pandai-pandailah mengatur waktu antara urusan rumah tangga dan urusan bisnis, yang dikelola. Jangan sampai, suami dan anak-anak komplen karena masalah ini.
5. Restu Suami
Setelah berumah tangga, restu suami itu nomer satu. Namun, tentu saja rida Allah di atas segalanya. Jadi sudah seharusnya, saat mau memulai usaha, suami harus merestuinya dengan segala konsekuensi, supaya usaha yang Emak jalankan bisa berkah untuk dunia dan akhirat.
Itulah Mak, 5 tips mudah untuk memulai usaha di rumah di tengah ke-rempong-an kita mengurus rumah tangga. Intinya restu suami adalah hal yang utama, semoga usaha Emak bisa berkembang dengan baik dan berkah untuk semuanya. Amin
Penulis: Anita MN
Email: anitamn75@yahoo.co.id
0 Comments