Cara Tepat dan bijak konsumsi Antioksidan.


Antioksidan itu adalah senyawa yang diketahui dapat menagkal adanya radikal bebas dan menghambat reaksi berantai yang ditimbulkannya.

Dari sini kita bisa menilai bahwa radikal bebas ini adalah pengrusak sel jaringan-jaringan tubuh yang berakibat fatal bagi kesehatan.

Radikal bebas berasal dari jenis makanan yang kurang sehat masuk ke tubuh, bisa juga polusi udara dan paparan zat-zat kimiawi.

Selain bermanafaat untuk mencegahnya munculnya penyakit degenaratif, antioksidan bermanfaat pula untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh, dan memperlambat proses penuaan dini. Sedangkan sumber-sumber antioksidan ada dua, ada yang sintetik ada yang alami.

Sintetik alami banyak terdapat pada tumbuhan berwarna kuning, orange dan hijau tua., lycopen terdapat pada tumbuhan yang berwna hijau tua dan buah yang berwarna merah, sedangkan vitamin c yang berasal dari aneka buah segar, jeruk,kiwi dan jambu klutuk. Vitamin E, terdapat pada kacang-kacangan dan minyak yang mengandung omega tega.

Tidak hanya itu sekarang juga banyak berdar macam-macam antioksidan instan dalam bentuk suplemen yang ditawarkan berbagai produsen umum yang dibuat dari zat-zat kimiawi.

Nah mak, itu contoh-contoh daripada sumber antioksidan yang harus terpenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Namun yang paling baik dan utama adalah mengkonsumsi antioksidan alami sesuai dosis yang dibutuhkan oleh tubuh saja, dan tentunya harus dikombinasikan dengan makanan-makanan lain sehingga terdapat viriasa gizi dan nutrisi seimbang.

Baca Juga


3 Cara Tradisional Bikin Wajah Glowing
Fakta Menarik Dari Haji Bakso

Namun orang zaman sekarang sangat jarang yang menyadari akan pentingnya makanan yang sehat, sesuai dengan takaran gizi yang seimbang dan variatif.Makanan zaman sekarang lebih kepada kepuasan rasa, kenikmatan aneka makanan yang ditawarkan kebanyakan yang instan, begitu banyak paparan zat kimia tambahan, pengawet, pemanis, dan lain-lain, yang mana akan lebih subur menghasilkan radikal bebas ketimbang anti oksidan di dalam tubuh.

Terus, apa ngga boleh konsumsi suplemen antioksidan? Jawabannya boleh, tapi jangan sampai berlebihan dan terus menerus, karena mengkonsumsi vitamin dan mineral harus punya kunci yaitu kecukupan gizi.

Kekurangan vitamin tentunya tidak akan mampu mengolahnya menjadi antioksidan. Sedangkan kelebihannya 
misalnya vitamin c bukan lagi menjadi anti melainkan menjadi pro oksidan.

Hal yang sama.juga berlaku pada vitamin E adalah apabila berlebihan dalam mengkonsumsi maka akan memjadi prooksidan, dan akan terjadi kesulitan pada proses pembekuan darah apabila terjadi luka. Selain itu vitamin E juga akan terakumulasi dengan jaringan tubuh yang mengandung lemak seperti liver dan berpotensi meracuni liver.

Karenanya mak, mengkonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan kita harus hati-hati dan bijak. Menu dengan gizi seimbang adalah pilihan yang benar. Karena dari takaran seimbang sudah cukup memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita, sedangkan suplemen itu hanya dibutuhkan tatkala tubuh kita mengalami beban fisik yang cukup berat, baru sembuh dari penyakit atau karena tubuh kita terekspos oleh polusi.

Jadi mak, tentunya kita harus sadar dan balik lagi pada kunci pola hidup sehat, alami, dan sesuai dengan takaran gizi seimbang.


Penulis : Rusmini ummu Huwaida
Email: rusmini.huwaida12@gmail.com






Post a Comment

0 Comments