Saat medengar atau membaca kata ‘susu’, yang terbersit di benak banyak orang adalah cairan yang diperas dari hewan mamalia, semisal sapi. Padahal Mak, susu itu tidak hanya berasal dari produk hewani saja, loh. Ada juga susu nabati, yang kaya manfaat pula.
Salah satu contohnya adalah susu kedelai, yang sudah dikenal banyak orang. Namun, ternyata enggak hanya kedelai saja yang bisa menghasilkan produk susu. Ada yang lainnya, seperti berikut ini:
1. Almond
Saat ini, susu almond juga sudah banyak tersedia di pasaran. Susu almond adalah susu yang dibuat dari kacang almond. Susu almond ini mempunyai nutrisi yang hampir sama dengan susu sapi.
Susu almond juga rendah kalori dan rendah lemak. Sehingga sangat bagus untuk menurunkan kadar kolesterol, mengurangi resiko kanker, serta kaya vitamin E yang baik untuk kulit, Mengandung omega tiga, protein, hingga kalsium
2. Kacang Mede
Jenis kacang-kacangan lain yang bisa diolah menjadi susu adalah kacang mede. Kacang jenis ini biasanya lebih banyak dikonsumsi dengan cara digoreng. Namun, ternyata bisa diolah menjadi susu loh, Mak.
Susu kacang mede ini memiliki tekstur yang paling mirip dengan susu sapi. Rendah kalori dan rendah lemak. Akan tetapi, memang susu kacang mede masih sangat jarang tersedia di pasaran, sehingga kalaupun ada yang memproduksinya, harganya pasti mahal.
3. Kelapa
Susu kelapa ini lebih dikenal dengan nama santan. Santan berasal dari daging kelapa, Mengandung lemak sehat, vitamin, zat besi, dan serat.
Meskipun memiliki kandungan kalori yang tinggi, beberapa ahli mengklaim kalau susu kelapa atau santan dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mampu membakar lemak. Namun, tekstur susu kelapa yang kental memang lebih cocok untuk memasak ketimbang diminum langsung ya, Mak.
4. Kedelai
Susu kedelai ini sudah sangat akrab di telingan masyarakat dan sudah banyak yang mengonsumsinya. Mengandung kadar protein yang sama dengan susu sapi. Namun, mengandung lebih sedikit gula dari susu sapi dan mengandung phytoestrogen yang dapat membantu penyerapan kalsium.
Susu kedelai menjadi pilihan yang murah dan sehat bagi sebagian masyarakat. Selain rasanya yang lezat, nutrisinya pun tidak kalah banyak dari susu hewani. Inilah yang menjadi salah satu alasan orang menyukai susu kedelai.
5. Beras
Mungkin di telinga kita produk yang satu ini masih sangat jarang terdengar keberadaannya. Namun, susu yang biasanya terbuat dari beras cokelat ini sangat bersahabat bagi orang mempunyai alergi pada produk susu lainnya.
Susu beras kaya vitamin B dan magnesium. Kandungaan karbohidratnya membuat susu ini bisa menjadi sumber energi yang sangat baik.
Hanya saja, beras mengandung tepung, sehingga dapat menyebabkan Emak kelebihan gula saat mengonsumsinya lebih dari satu gelas. Untuk itu, susu beras tidak cocok untuk penderita diabetes.
Susu beras ini jika dibandingkan dengan susu nabati lainnya, terbilang cukup sedikit nutrisinya. Namun, bisa dicoba sebagai variasi minuman susu untuk keluarga.
Itulah Mak, 5 variasi susu yang bisa dikonsumsi selain susu sapi. Susu nabati ini cocok bagi orang yang mempunyai kondisi intoleransi laktosa, yang membuatnya sulit mengonsumsi susu sapi. Akhirnya, seringkali pilihan mengonsumsi susu beralih ke susu nabati, yang juga kaya manfaat, tanpa kolesterol, rendah gula, serta jumlah asam lemak jenuhnya lebih sedikit.
Salah satu contohnya adalah susu kedelai, yang sudah dikenal banyak orang. Namun, ternyata enggak hanya kedelai saja yang bisa menghasilkan produk susu. Ada yang lainnya, seperti berikut ini:
1. Almond
Saat ini, susu almond juga sudah banyak tersedia di pasaran. Susu almond adalah susu yang dibuat dari kacang almond. Susu almond ini mempunyai nutrisi yang hampir sama dengan susu sapi.
Susu almond juga rendah kalori dan rendah lemak. Sehingga sangat bagus untuk menurunkan kadar kolesterol, mengurangi resiko kanker, serta kaya vitamin E yang baik untuk kulit, Mengandung omega tiga, protein, hingga kalsium
2. Kacang Mede
Jenis kacang-kacangan lain yang bisa diolah menjadi susu adalah kacang mede. Kacang jenis ini biasanya lebih banyak dikonsumsi dengan cara digoreng. Namun, ternyata bisa diolah menjadi susu loh, Mak.
Susu kacang mede ini memiliki tekstur yang paling mirip dengan susu sapi. Rendah kalori dan rendah lemak. Akan tetapi, memang susu kacang mede masih sangat jarang tersedia di pasaran, sehingga kalaupun ada yang memproduksinya, harganya pasti mahal.
3. Kelapa
Susu kelapa ini lebih dikenal dengan nama santan. Santan berasal dari daging kelapa, Mengandung lemak sehat, vitamin, zat besi, dan serat.
Meskipun memiliki kandungan kalori yang tinggi, beberapa ahli mengklaim kalau susu kelapa atau santan dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mampu membakar lemak. Namun, tekstur susu kelapa yang kental memang lebih cocok untuk memasak ketimbang diminum langsung ya, Mak.
4. Kedelai
Susu kedelai ini sudah sangat akrab di telingan masyarakat dan sudah banyak yang mengonsumsinya. Mengandung kadar protein yang sama dengan susu sapi. Namun, mengandung lebih sedikit gula dari susu sapi dan mengandung phytoestrogen yang dapat membantu penyerapan kalsium.
Susu kedelai menjadi pilihan yang murah dan sehat bagi sebagian masyarakat. Selain rasanya yang lezat, nutrisinya pun tidak kalah banyak dari susu hewani. Inilah yang menjadi salah satu alasan orang menyukai susu kedelai.
5. Beras
Mungkin di telinga kita produk yang satu ini masih sangat jarang terdengar keberadaannya. Namun, susu yang biasanya terbuat dari beras cokelat ini sangat bersahabat bagi orang mempunyai alergi pada produk susu lainnya.
Susu beras kaya vitamin B dan magnesium. Kandungaan karbohidratnya membuat susu ini bisa menjadi sumber energi yang sangat baik.
Hanya saja, beras mengandung tepung, sehingga dapat menyebabkan Emak kelebihan gula saat mengonsumsinya lebih dari satu gelas. Untuk itu, susu beras tidak cocok untuk penderita diabetes.
Susu beras ini jika dibandingkan dengan susu nabati lainnya, terbilang cukup sedikit nutrisinya. Namun, bisa dicoba sebagai variasi minuman susu untuk keluarga.
Itulah Mak, 5 variasi susu yang bisa dikonsumsi selain susu sapi. Susu nabati ini cocok bagi orang yang mempunyai kondisi intoleransi laktosa, yang membuatnya sulit mengonsumsi susu sapi. Akhirnya, seringkali pilihan mengonsumsi susu beralih ke susu nabati, yang juga kaya manfaat, tanpa kolesterol, rendah gula, serta jumlah asam lemak jenuhnya lebih sedikit.
Penulis: Anita MN
Email: anitamn75@yahoo.co.id
Email: anitamn75@yahoo.co.id

0 Comments