Tanda-Tanda Remaja Matang Emosi



Menurut para ahli, kesuksesan seseorang ditandai dengan berkembangnya prestasi serta kematangan emosinya. Sepakat, Mak? Namun, ternyata tingkat kedewasaan seseorang itu tidak selalu berkaitan dengan intelegensi. Sehingga, kadang kita temui orang yang sangat brilian, ternyata seperti kanak-kanak dalam hal penguasaan perasaannya.

Lalu dari mana kematangan emosi itu diperoleh? Kondisi jasmani dan rohani , pola asuh orang tua, serta lingkungan yang positif ternyata berpengaruh kuat terhadap kematangan emosi remaja. Untuk itu, alangkah baiknya jika Emak memperhatikan lagi masalah kematangan emosi ini pada anak remaja kita.

Inilah beberapa ciri remaja yang matang emosinya: 
1. Mampu Menerima Dirinya Sendiri
Dia mampu menilai dirinya sendiri secara objektif dan realistis. Paham dengan kelebihan dan kekurangannya. Mampu mengembangkan kelebihan dan bakatnya dengan baik, tanpa merasa frustasi saat tak berhasil mewujudkan keinginannya. 

2. Bijak Saat Mengambil Keputusan 
Keputusan yang diambil tidak berdasar emosi dan perasaan. Ia akan mengendapkan dulu segala persoalan, baru bereaksi dengan bijak. Mampu mengendalikan sikap dan perasaannya sesuai situasi dan kondisi, yang dihadapinya saat itu. 

3. Pikirannya Terbuka pada Hal-Hal Baru
Mau belajar dan mencoba hal-hal baru. Meskipun terbuka terhadap hal-hal yang baru, namun remaja yang sudah matang emosi tidak serta merta mudah terbawa lingkungan negatif. Dia bisa memilah mana hal yang positif dan mana yang negatif. 

4. Sanggup Menyesuaikan Diri dengan Norma-Norma Sosial 
Misalnya, ia ingin coba-coba merokok, namun karena ia tahu norma sosial dan rambu-rambu kesehatan tidak mengijinkannya, maka ia mengambil keputusan untuk tidak mencoba merokok. Setelah ia timbang baik buruknya merokok dari berbagai sisi.

5. Sanggup Mewujudkan Minatnya dan Membawanya ke Lingkungan Sosial. Misalnya para remaja yang mampu menciptakan sesuatu yang bermanfaat buat lingkungannya, seperti mendaur ulang sampah dan lain-lain. Dia mau beusaha untuk mewujudkan minatnya. Saat sudah berhasil mewujudkannya, dia bisa mengaplikasikannya untuk kebutuhan masyarakat.

Sebagai orang tua yang sedang memiliki anak remaja, kita perlu tahu hal-hal seperti ini ya, Mak. Agar bisa memahami kondisi remaja kita dengan baik dan bisa segera mengatasinya jika terjadi sesuatu yang tidak seharusnya terjadi. Bantu dia mencapai kematangan emosinya secara maksimal, agar bisa diterima dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat. 


Penulis: Anita MN
Email: anitamn75@yahoo.co.id

Post a Comment

0 Comments