Mak, Melek RUU Itu Harus



Mak, lagi panas banget yah masalah RUU. Ada yang setuju ada yang menolak. Dan ternyata RUU yang mau disahkan itu ga cuma satu mak tapi ada banyak. Seperti RUU KUHP, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pertanahan, RUU P-KS, RUU Pemasyarakatan, RUU Minerba dan RUU KPK.
Nah, kenapa sampai terjadi demo dan ketidaksetujuan??
Mak, tau gak yang berbahaya dari RUU itu apa? Jangan cuma lihat pasal-pasal pidana yang berseliweran di sosmed. Cari tau referensi lebih banyak agar kita tahu masalahnya dimana.
Contohnya Nih ya RUU P-KS
Kalau cuma baca pasal pidananya, sih bakal oke oke aja. Coba baca sejak awal, definisi kekerasan seksual dalam RUU.
"Setiap orang yang mencederai kemerdekaan orientasi seksual maupun sistem reproduksi masuk dalam pidana kekerasan seksual."
Artinya apa? Bapak ibu gak bisa lagi melarang anak laki-laki pakai rok mini! Gak bisa melarang anak perempuan cinta-cintaan dengan sesama perempuan! 
Jadi pasal ini akan rancu dan akan ada sela yang mudah dibantah dengan alasan pemaksaan.
Mereka yang ke jalan itu tidak sedang unjuk keren-kerenan...! RUU ini akan berlaku kesiapa? Ke KITA SEMUA dalam jangka panjang. Bukan cuma kita, tapi anak kita bahkan cucu kita!
GAK USAH BAHAS RUU KPK!
Gak ada urusan sama KPK, urusan kita cuma dapur dan dompet belanjaan. OKE! TIDAK USAH BAHAS KPK
Tau RUU tenaga kerja? Disana ada pemangkasan pesangon PHK, jaminan kesehatan bahkan cuti sakit bagi wanita. Tak ada lagi peradilan sengketa PHK. Semua keputusan di ambil perusahaan dan buruh saja. Artinya apa? Dompet ibu-ibu sekalian juga terancam kesejahteraannya...
Udah bisa melek? Atau masih mau nyinyir mahasiswa yang demo?
Nih lagi RUU pertanahan.
Cek dah tuh sertifikat tanah..! HGB hanya bisa di perpanjang 1x, artinya? Setelah HGB bapak ibu diperpanjang sudah ketar-ketir siap-siap diusir dari rumah sendiri.
Bukan cuma HGB, bahkan sertifikat hak milik yang selama ini berarti kita aman pun bisa di ambil pihak lain jika kita dinilai tidak produktif mengelola tanah kita dalam kurun waktu 20th.
Tau gak akibatnya apa? Tanah kita hari ini... 20th lagi bisa berubah kepemilikan, bisa di tuntut pihak lain yang lebih produktif atas lahan kita.
MOHON JANGAN GOSIP AJA!
RUU itu tidak berlaku hari ini.. hari ini makan masih bisa makan... Besok? Tahun depan? Era anak-anak kita?
Please MELEK!
GAK SUKA DEMO BOLEH
TAPI SOLUSI APA YANG SEDANG KALIAN TAWARKAN SELAIN DEMO?
Jangan bilang diskusi publik. BACA! ikuti! Pergerakan mahasiswa ini sudah mulai berbulan-bulan yang lalu. Tapi gak ada hasil... RUU tetap maju.
Saya menulis ini karena RUU KUHP belum disahkan... Kalau sudah diketuk palu. Kritik di media sosial sudah pidana!
Dan saat kritik tak bisa, mau bawang naik, BBM naik, beras naik, listrik naik. Gak bisa lagi bersuara... PIDANA!!!
JANGAN HANYA BACA KEMASAN PASAL PIDANANYA YANG SEOLAH-OLAH PRO WANITA. BACA DEFINISI KEKERASAN SEKSUALNYA.
Jangan cuma menggerutu tol di bakar. Mahasiswa tak tau malu merusak fasilitas umum.
KALIAN YANG TAK TAU MALU!!! Disuguhi iming-iming perlindungan yang ambigu manggut-manggut saja. Jika sudah SAH baru dirasa...
Hari ini mungkin ASN akan bilang untungnya saya PNS. Yakin anak kalian kelak gak kena imbas undang-undang ini? Gak jadi pegawai swasta gitu? Yakin PNS 7 turunan?
Maka berterima kasihlah pada anak-anak kita yang rela berjuang.
#MahasiswaMelawan
#STMBergerak
-----------------------------
Saya nemu tulisan ini yang sudah berkeliaran di beranda saya. Gak tau sumbernya dari mana. Tapi kalau mau dicopas, silahkan banget
Tapi dengan tulisan ini, saya jadi paham betapa bahayanya negeri ini jika RUU tersebut disahkan.
Mungkin tidak terimbas dengan kita.
Tapi, bagaimana generasi kita?
Jika bukan kita sebagai orang tuanya yang peduli, siapa lagi yang mau peduli pada generasi ini?

Post a Comment

0 Comments